Keuntungan Energi Surya Dan Jenis Konversinya

Tren Teknologi Tenaga Surya Tahun 2024

Keuntungan Energi Surya Dan Jenis Konversinya – Energi surya dikenal sebagai sumber energi alternatif, menggunakan cahaya dan panas yang dihasilkan. Tahukah Anda, banyak sekali manfaat energi matahari yang bisa dimanfaatkan. Kebutuhan sumber daya energi bagi kehidupan manusia sangat tinggi karena dapat memenuhi berbagai kebutuhan.

Keuntungan Energi Surya Dan Jenis Konversinya

Keuntungan Energi Surya Dan Jenis Konversinya

energiasolaraldia – Misalnya, diperlukan sumber energi yang cukup untuk menjalankan kegiatan industri. Misalnya energi yang digunakan untuk menggerakkan mesin industri, lampu di kawasan industri, dan lain-lain.

Sumber energi seperti listrik yang disediakan oleh PLN tentu jumlahnya terbatas. Oleh karena itu, manusia mencoba menggunakan sumber energi baru. Salah satu contoh energi yang terbarukan yaitu sinar matahari

Apa sebenarnya energi matahari itu? Apa manfaat energi terbarukan jenis ini bagi kehidupan manusia dan makhluk hidup lainnya? Berikut deskripsinya

Pengertian energi matahari

Energi matahari adalah energi yang dihasilkan oleh pancaran panas sinar matahari. Jenis energi ini dianggap sebagai sumber energi terbesar di bumi. Digunakan oleh semua makhluk hidup di bumi. Baik itu manusia, tumbuhan atau hewan.
Energi jenis ini disebut juga dengan energi matahari, pemanfaatannya dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan.

Hingga saat ini, manusia belum bisa memanfaatkan energi matahari tersebut untuk menunjang aktivitas di Bumi.
Namun, hal ini juga akan terhambat seiring berjalannya waktu karena tingginya permintaan akan sumber energi terbarukan. Belakangan masyarakat mulai memanfaatkan energi matahari, salah satunya dengan adanya teknologi panel surya.

Sumber energi dari sinar matahari ini menjadi angin segar bagi manusia setelah puluhan tahun berjuang dengan pasokan energi yang minim. Kemudian juga dalam hal permasalahan lingkungan yang disebabkan oleh penggunaan sumber energi yang ada.
Contohnya adalah listrik. Penggunaan energi jenis ini diketahui menimbulkan kerusakan lingkungan. Salah satu dampaknya adalah suhu bumi semakin meningkat atau semakin panas.

Padahal energi listrik merupakan sumber energi utama yang menunjang hampir seluruh aktivitas manusia di muka bumi. Oleh karena itu, para ahli dan peneliti mencari sumber energi baru, seperti yang telah dijelaskan secara singkat di awal.
Kemudian lahirlah ide untuk memanfaatkan energi matahari karena sifatnya yang menghasilkan panas. Jadi matahari bersinar sepanjang waktu, sehingga matahari digunakan sebagai sumber energi. Hal ini kemudian dapat memenuhi kebutuhan energi jangka panjang.

Penggunaan energi matahari kemudian berkembang lebih jauh, sederhananya energi panas matahari diubah dan diubah menjadi listrik. Salah satunya adalah teknologi panel surya. Listrik yang dihasilkan kemudian dapat digunakan sesuai kebutuhan.
Saat ini semakin banyak perangkat dan elektronik yang menggunakan teknologi panel surya. Misalnya saja kalkulator saku yang tidak bisa lagi berfungsi hanya dengan daya baterai.

Namun juga dengan teknologi panel surya yang dikandungnya.
Lalu ada lampu taman yang tidak tersambung listrik melalui kabel. Teknologi panel surya pada lampu taman ini memungkinkan untuk dinyalakan pada malam hari setelah mengkonversi energi panas matahari pada siang hari. Di masa depan, energi surya akan digunakan secara lebih luas untuk lebih banyak produk.

KEUNGGULAN ENERGI SURYA

Kebutuhan manusia akan listrik menjadikan energi surya sebagai solusi terbaik untuk penggunaan jangka panjang. Energi surya sangat ideal untuk dimanfaatkan semaksimal mungkin karena menawarkan banyak keunggulan dibandingkan sumber energi lainnya. Ini Kelebihannya:

1. Berlimpah dan Berkelanjutan

Kelebihan energi surya yang pertama adalah selalu tersedia dan berlimpah. Sebab dari zaman dahulu hingga saat ini, bahkan sebelum bumi terbentuk. Sinar matahari ada di sana.

Sampai saat ini, sinar matahari masih ada dan penggunaannya sebagai sumber listrik jangka panjang yang ramah lingkungan menjadi semakin kompleks. Meski berbenturan dengan persoalan cuaca, sinar matahari merupakan energi terbarukan yang akan selalu ada.

2. Mengurangi penggunaan bahan bakar fosil

Selama ini masyarakat di seluruh dunia masih menggunakan bahan bakar fosil yang bukan merupakan energi terbarukan. Meski bisa diperbarui, namun prosesnya memakan waktu ratusan tahun. Jadi jumlahnya terus menurun.

Dengan penggunaan energi surya yang benar, penggunaan bahan bakar fosil dapat dikurangi. Hal ini memberikan waktu bagi Bumi untuk mengolah fosil di dasar bumi dan mengubahnya menjadi bahan bakar yang dapat digunakan di masa depan.

3. Mengurangi jejak karbon rumah tangga Anda

Beberapa aktivitas rumah tangga dapat meningkatkan kadar karbon dioksida di udara dan dikenal sebagai jejak karbon. Jejak karbon ini bisa timbul dari berbagai aktivitas, termasuk konsumsi listrik yang terus menerus.

Aktivitas rumah tangga yang meninggalkan jejak karbon meningkatkan suhu bumi dan merusak lingkungan. Ketika masyarakat meminimalkan penggunaan listrik yang tidak ramah lingkungan di rumah, mereka dapat mengurangi jejak karbon dengan lebih cepat.

Menggunakan perangkat elektronik dengan teknologi panel surya adalah bagian dari proses pengurangan jejak karbon Anda. Agar energi surya dapat membantu keluarga terlibat dalam menjaga kesehatan lingkungan.

4. Mengurangi dampak polusi udara

Energi surya merupakan energi alam yang ramah lingkungan. Memanfaatkan energi jenis ini untuk berbagai kebutuhan dapat membantu manusia di bumi mengurangi dampak polusi udara.

5. Memperlambat perubahan iklim

Masih terkait dengan pernyataan sebelumnya dimana penggunaan energi surya dapat mengurangi jejak karbon dan mengurangi polusi udara. Oleh karena itu penggunaannya juga cocok untuk memperlambat perubahan iklim.

Sehingga suhu permukaan bumi tetap normal dan memungkinkan makhluk hidup dapat hidup dengan baik di dalamnya. Oleh karena itu, energi matahari harus dimanfaatkan semaksimal mungkin agar tidak terjadi kondisi iklim ekstrim di kemudian hari.

6. Gunakan lebih sedikit air

Air juga merupakan sumber daya alam yang terbatas dan saat ini jumlah air bersih semakin berkurang. Keadaan ini diperparah dengan penggunaan listrik konvensional yang membutuhkan air dalam jumlah besar.

Sebaliknya, proses mengubah energi matahari menjadi listrik membutuhkan sedikit air. Jadi, sumber energi jenis ini bisa membantu mengurangi konsumsi air di Bumi.

JENIS JENIS KONVERSI ENERGI MATAHARI

Sama seperti jenis energi lain di bumi, energi matahari juga dapat dikonversi. Sehingga matahari yang menghasilkan cahaya dan panas dapat diubah menjadi sumber energi lain sehingga makhluk hidup dapat memanfaatkannya dengan lebih mudah.

Berikut ini adalah beberapa konversi energi matahari yang umum:

1. Energi Cahaya Menjadi Listrik

Konversi energi matahari yang pertama adalah konversi energi cahaya yang dihasilkan matahari menjadi listrik. Salah satu contohnya adalah teknologi panel surya.

Sederhananya, panel surya menangkap sinar matahari dan mengubahnya menjadi listrik. Listrik yang dihasilkan dapat digunakan sebagai sumber energi untuk mengoperasikan atau menghidupkan perangkat. Misalnya kalkulator dan lampu taman yang dijelaskan di atas.

2. Energi cahaya menjadi energi kimia

Energi matahari yang menghasilkan cahaya juga dapat diubah menjadi energi kimia. Perubahan ini belum dilakukan pada manusia atau hewan atau mungkin masih dalam tahap penelitian mendalam.

Namun, terbuat dari tumbuhan. Tumbuhan secara alami mempunyai kemampuan untuk mengubah energi matahari menjadi energi kimia. Yaitu melalui proses pembuatan makanan (fotosintesis) yang dilakukan oleh tumbuhan.

Fotosintesis diketahui merupakan proses alami suatu tumbuhan dimana makanan diproses melalui daun, batang dan bagian lain dari tumbuhan. Sehingga mereka memiliki nutrisi yang cukup untuk tumbuh dan memperbaiki atau meregenerasi sel-sel yang rusak.

3. Energi cahaya menjadi energi panas

Konversi energi matahari selanjutnya terdiri dari pengubahan energi cahaya yang dihasilkan menjadi energi panas. Manusia telah menggunakannya sejak lama. Misalnya menjemur pakaian basah di bawah terik matahari agar cepat kering. Kemudian nasi kering, kasur kering, dll.

KELEBIHAN ENERGI SURYA

Matahari sebagai sumber energi terbarukan dan dalam jumlah melimpah, menawarkan banyak keuntungan. Manfaat energi matahari tidak hanya berdampak pada kehidupan manusia saja.

Karena semua makhluk hidup di bumi, termasuk hewan dan tumbuhan, juga membutuhkan energi matahari. Berikut rincian manfaatnya:

Energi Surya Dan Konversinya

A. Bagi manusia

Energi surya menawarkan manfaat yang sangat berbeda bagi manusia. Beberapa di antaranya adalah:

1. Sebagai sumber vitamin D

Manusia membutuhkan vitamin D dalam jumlah tertentu, seiring dengan semakin maraknya nama vitamin ini sejak merebaknya pandemi Covid-19. Sintesis vitamin D paling optimal ketika tubuh berjemur di bawah sinar matahari.

Menurut beberapa sumber, paparan sinar UV matahari dapat merangsang sintesis vitamin D. Hal ini memungkinkannya menjadi vitamin D aktif, yang dapat digunakan tubuh untuk menyerap kalsium, memperkuat tulang, dan meningkatkan daya tahan tubuh.

2. Sumber energi surya

Seperti yang telah dijelaskan di atas, energi surya digunakan sebagai energi alternatif yang lebih ramah lingkungan. Energi ini membantu masyarakat untuk mengembangkan sumber listrik alternatif.

Sehingga Anda dapat memanfaatkan berbagai perangkat elektronik berteknologi panel surya untuk menunjang berbagai aktivitas. Baik aktivitas di lingkungan rumah, di lingkungan kerja, dll.

3. Menjemur pakaian dan makanan

Sinar matahari yang menghasilkan panas dapat dimanfaatkan manusia untuk mengeringkan pakaian setelah dicuci. Mengeringkan bahan pangan pascapanen seperti beras, jagung, kacang hijau, dll.

B. Untuk hewan

Tidak hanya manusia, hewan di dunia juga memanfaatkan energi matahari. Berikut manfaat yang diberikan:

1. Membantu menghangatkan tubuh

Semua spesies hewan membutuhkan sinar matahari untuk menghangatkan tubuhnya. Hal ini membantu mereka bergerak aktif mencari makanan dan melakukan aktivitas lain untuk bertahan hidup.

2. Membantu memperkuat tulang

Sama seperti manusia, hewan juga membutuhkan sinar matahari agar tubuhnya dapat memproduksi vitamin D. Ini memperkuat struktur tulang mereka sehingga mereka dapat bergerak aktif.

3. Membantu mencerna makanan

Beberapa spesies hewan pada dasarnya memiliki sistem pencernaan yang buruk. Misalnya ular perlu berjemur setelah makan untuk menaikkan suhu tubuhnya. Tujuannya agar makanan yang dimakan dapat dicerna dengan baik.

C. Bagi Tanaman

Manfaat energi matahari bagi tanaman biasanya terdiri dari beberapa hal, berikut beberapa di antaranya:

1. Mendukung proses fotosintesis

Tanaman membutuhkan sinar matahari untuk mendukung proses fotosintesis. Proses ini membantu tanaman mengubah air dan karbon dioksida menjadi glukosa. Glukosa ini diubah oleh tumbuhan menjadi protein dan lemak yang membantu tumbuhan tumbuh dan berkembang (bertahan hidup).

2. Menjaga Suhu Ideal

Tanaman juga membutuhkan sinar matahari untuk menjaga suhu ideal. Oleh karena itu tanaman bisa mati jika tidak mendapat sinar matahari, misalnya tubuhnya tertutup atap, batang pohon besar, dan lain-lain.

Energi surya atau energi matahari dengan segala kelebihannya menjadikannya sebagai sumber energi yang harus dikelola secara bijak. Dari pernyataan tersebut terlihat bahwa energi surya merupakan alternatif yang ideal karena lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.

KESIMPULAN

Sinar matahari adalah sumber energi yang sangat bermanfaat bagi kehidupan manusia. Selain dapat diubah menjadi energi listrik, energi matahari juga dapat diubah menjadi energi lain sesuai kebutuhan.

Dengan ini kita harus pandai pandai mengolah energi matahari menjadi lebih bermanfaat bagi kehidupan. Untuk meningkatkan kualitas dan mengoptimalkan energi matahari maka diperlukan alat/sistem kendali yang dapat mengikuti pergeseran matahari yaitu sistem penjejak matahari.