Kelebihan Dan Kekurangan Sumber Energi Alternatif

Kelebihan Dan Kekurangan Sumber Energi Alternatif

Kelebihan Dan Kekurangan Sumber Energi Alternatif – Energi alternatif mengacu pada sumber energi yang digunakan bersama-sama (komplementer) dengan sumber energi konvensional untuk berbagai keperluan.

 

Kelebihan Dan Kekurangan Sumber Energi Alternatif

Kelebihan Dan Kekurangan Sumber Energi Alternatif

energiasolaraldia – Tetapi dengan habisnya sumber energi konvensional, kata “alternatif” tidak akan ada lagi di masa depan karena kita harus memanfaatkannya sepenuhnya. Sekadar informasi, potensi permasalahan terkait penggunaan bahan bakar fosil berbasis hidrokarbon, khususnya terkait perubahan iklim, telah lama diketahui.

Seorang ilmuwan Swedia bernama Svante Arrhenius adalah orang pertama yang mengklaim pada tahun 1896 bahwa penggunaan bahan bakar fosil dapat berkontribusi terhadap pemanasan global. Topik ini telah menjadi topik hangat dalam beberapa dekade terakhir.

Ada perubahan yang semakin umum menuju kesadaran lingkungan dan pemantauan yang lebih cermat terhadap sumber energi yang kita gunakan. Isu perubahan iklim juga semakin mendorong munculnya sejumlah sumber energi alternatif.

Meskipun keberlanjutan dan efektivitasnya masih kontroversial, sumber energi alternatif setidaknya memiliki dampak yang lebih positif terhadap lingkungan dibandingkan bahan bakar fosil.

Pengurangan emisi, harga bahan bakar yang lebih rendah, dan pengurangan polusi merupakan manfaat yang sering dicapai melalui penggunaan bahan bakar alternatif.

Daftar sumber energi alternatif

Sebelum membahas kelebihan dan kekurangan sumber energi alternatif, penting untuk mengetahui apa saja sumber energi alternatif.

Di bawah ini Anda akan menemukan daftar energi alternatif yang umum digunakan. Selain daftar singkat ini, mungkin masih banyak sumber energi alternatif lain yang tidak tercantum.

  • Biomassa
  • Energi matahari
  • Energi angin
  • Pembangkit listrik tenaga air (PLTA)
  • Energi pasang surut
  • Energi panas bumi (geothermal energy)

Kelebihan sumber energi alternatif

Berikut ini keunggulan energi alternatif sumber.

1. Energi terbarukan

Energi alternatif merupakan sumber energi terbarukan sehingga tidak akan terjadi krisis pasokan listrik. Ketika mempertimbangkan minyak mentah, batu bara, dan bahan bakar fosil lainnya, diasumsikan bahwa cadangan yang diketahui akan habis dalam waktu kurang dari 100 tahun.

Harus diakui bahwa teknologi baru berkontribusi pada penemuan cadangan baru yang sebelumnya tidak diketahui. Namun, fakta yang tidak dapat dihindari adalah bahwa cadangan energi fosil suatu hari nanti akan mencapai batasnya.

Energi alternatif segera mengatasi masalah ini. Selama matahari bersinar, kita memiliki akses terhadap energi matahari. Selain itu, perubahan suhu yang disebabkan oleh sinar matahari membantu menghasilkan energi angin untuk digunakan.

Selama planet ini memiliki air, manusia dapat memanfaatkan energi pasang surut dari laut atau melalui pembangkit listrik tenaga air.

2. Ramah lingkungan

Energi alternatif tidak menghasilkan limbah yang merugikan lingkungan dalam jangka panjang. Telah diketahui bahwa energi angin tidak menimbulkan polusi. Tidak ada proses kimia selain memutar turbin saat angin bertiup.

Pembangkit listrik tenaga surya dan air menawarkan manfaat serupa, meski tidak sebersih tenaga angin. Energi panas bumi juga dinilai ramah lingkungan dan dapat diandalkan karena dapat digunakan kapan saja setelah dioperasikan tanpa harus mengkhawatirkan emisi. Di sisi lain, minyak pemanas, yang digunakan untuk menggerakkan mobil, misalnya, menghasilkan banyak gas yang berbahaya bagi lingkungan.

3. Sumber energi gratis

Selain biaya produksi, tidak perlu membeli sumber energi alternatif. Sumber energi seperti sinar matahari, angin, dan air hanya memerlukan biaya pemasangan awal sehingga dapat bekerja secara mandiri. Ini jelas berbeda dengan minyak atau batu bara yang harganya selalu naik.

 

Baca juga : Ide Mainan Barang Bekas Yang Mudah Dibuat

 

4. Penawaran yang kaya

Relevansi poin ini bervariasi dari satu tempat ke tempat lain. Jika Anda berada di daerah dengan banyak sinar matahari, Anda memiliki persediaan energi matahari yang besar. Jika Anda memasang kincir angin di daerah berangin, Anda juga akan menerima pasokan energi angin secara konstan.

5. Pencipta lapangan kerja yang luar biasa

Jumlah pekerjaan di bidang energi terbarukan di seluruh dunia diperkirakan mencapai beberapa ratus ribu pekerjaan. Di Amerika, lebih dari 100.000 lapangan kerja telah diciptakan di sektor ini setidaknya sejak tahun 2010.

Selain tenaga kerja langsung, jutaan lapangan kerja tidak langsung juga telah tercipta, yang juga berkontribusi terhadap perekonomian berkat kehadiran teknologi yang terkait dengan sumber energi alternatif.

 

Sumber Energi Alternatif

 

Kekurangan sumber energi alternatif

Berikut ini kelemahan sumber energi alternatif.

1. Biaya pemasangan awal yang tinggi

Biaya pemasangan awal pembangkit listrik dari energi alternatif, misalnya, relatif tinggi. Misalnya, Anda perlu membangun bendungan untuk membangun pembangkit listrik tenaga air. Pembangunan bendungan, termasuk relokasi warga, dikaitkan dengan biaya yang sangat tinggi.

2. Penyimpanan dan transportasi

Salah satu alasan utama mengapa energi alternatif belum banyak digunakan adalah karena biaya penyimpanan dan transportasi yang masih tinggi. Meskipun teknologi pembangkit listrik tenaga angin dan air sudah semakin canggih, sumber energi lain masih memerlukan banyak perbaikan.

3. Tidak dapat diandalkan

Sumber energi alternatif sangat bergantung pada faktor alam. Misalnya, jika terjadi musim kemarau panjang, maka produksi pembangkit listrik tenaga air akan terpengaruh.

Contoh lain: Turbin angin tidak akan berputar jika kecepatan angin terlalu rendah. Sebaliknya, turbin tidak akan bekerja meskipun kecepatan angin terlalu tinggi karena melebihi spesifikasinya.

Hal ini disebabkan beberapa lokasi hanya menggunakan 50% dari potensi aktualnya karena fluktuasi kecepatan angin yang sulit diprediksi. Sebaliknya, energi matahari tidak dapat dihasilkan jika awan sering menghalangi sinar matahari.

Beberapa contoh di atas menunjukkan bahwa produksi sumber energi alternatif masih bergantung pada perubahan lingkungan, yang seringkali sulit diprediksi secara akurat.

4. Belum efisien

Selama ini generator dari sumber energi alternatif belum mampu bekerja seefisien sumber energi konvensional.

Bahkan jika produksinya dimaksimalkan, semua panel surya atau turbin angin masih kalah bersaing dengan pembangkit listrik tenaga batu bara, gas alam, atau nuklir. Teknologi yang ada saat ini belum mampu menggantikan energi konvensional dengan energi alternatif.

5. Hal ini dapat berdampak negatif terhadap alam

Pembangkit listrik tenaga air dibangun dengan membendung aliran air (sungai) sehingga menghasilkan energi potensial yang dapat menggerakkan turbin. Waduk yang dibuat oleh bendungan menempati wilayah yang luas dan dengan demikian mengubah lanskap wilayah sekitarnya. Waduk dapat menciptakan habitat baru, namun pada saat yang sama menghancurkan habitat yang sudah ada.

Contoh lain: Energi angin dapat menjadi masalah karena kelelawar dan burung terbang menuju baling-baling dan dapat berakibat fatal.

Energi surya terkadang juga memerlukan merkuri dalam pembuatan panel untuk mengumpulkan sinar matahari atau sumber panas. Dampak negatif ini seringkali diabaikan dan disamarkan dengan jargon “ramah lingkungan”.

Kesimpulan

Ada begitu banyak sinar matahari yang menyinari planet kita setiap hari sehingga panel surya dapat menyediakan pasokan sepanjang tahun. Energi angin juga tersedia di hampir seluruh wilayah di dunia. Beberapa tempat juga dinilai cocok untuk pengembangan sumber daya panas bumi atau pembangkit listrik tenaga air.

Artinya, dibandingkan dengan sumber energi fosil yang langka dan tidak terdapat di semua wilayah, sumber energi alternatif tersedia melimpah hampir di semua wilayah. Meski masih banyak kendala dalam penerapannya secara luas, pro dan kontra terhadap energi alternatif menunjukkan bahwa kita harus bersedia memperluas wawasan kita.

Manusia sangat bergantung pada energi untuk menggerakkan roda peradabannya. Namun di sisi lain, kita tidak bisa menutup mata terhadap potensi kerusakan yang terjadi pada planet ini.

Hal ini dikarenakan sumber energi alternatif seperti tenaga surya, angin dan lain-lain diperkirakan akan semakin meningkat penggunaannya.